SIKLUS HIDUP SISTEM

22 11 2011

Bab I.

Pendahuluan

1.1Latar Belakang

Sistem Informasi adalah suatu sinergi antara data, mesin pengolah data (yang biasanya meliputi komputer, program aplikasi dan jaringan) dan manusia untuk menghasilkan informasi. Jadi sistem informasi bukan hanya aplikasi perangkat lunak. Sistem Informasi ada pada hampir setiap perusahaan atau instansi untuk mendukung kegiatan bisnis mereka sehari-hari. Biasanya porsi pengerjaan pengembangan sistem informasi diserahkan kepada orang-orang yang bekerja di bidang Teknologi Informasi.
Dalam membangun suatu sistem informasi (dalam hal ini lebih mengacu kepada pengertian aplikasi perangkat lunak) digunakan metode Siklus Hidup dan Pengembangan Sistem (System Development Life Cycle atau SDLC). SDLC terdiri dari sejumlah tahapan yang dilaksanakan secara berurutan. Secara umum tahapan dari SDLC adalah Perencanaan, analisis, rancangan, penerapan dan penggunaan. Namun pada prakteknya hal ini tidaklah selalu mulus untuk dilaksanakan. Banyak faktor yang mempengaruhi keberhasilan pengembangan sistem informasi. Terutama adalah pada faktor manusia yang terlibat. Dari pihak pengembang, kurangnya keahlian dan pengalaman bisa menyebabkan kesalahan dalam satu tahapan sehingga menyebabkan siklus ini harus diulangi dari tahapan yang salah. Bisa terjadi bahwa siklus ini dilakukan sampai berulang-ulang. Dari pihak pengguna, idealnya perlu bersama-sama dengan pihak pengembang untuk memahami sistem informasi mulai dari awal siklus hidup pengembangan sistem. Apabila perlu dilakukan revisi dan pengulangan tahapan siklus hidup pengembangan sistem.

BAB II

PEMBAHASAN

 

2.1 Dasar  Perencanaan Sistem Informasi Berbasis Komputer

     Implementasi sistem informasi berbasis komputer merupakan aktivitas yang berskala luas yang melibatkan orang dan fasilitas yang banyak, uang dan peralatan dalam jumlah yang besar, dan waktu yang panjang.

Perencanaan Sistem Informasi Berbasis Komputer juga mempunyai manfaat, yaitu:

  • Memberikan dasar pengontrolan.
  • Mendefinisikan lingkup proyek;
  • Mengatur urutan tugas;
  • Mengetahui bidang masalah yang potensial;

2.2 Siklus Hidup Sistem

Fase Perencanaan :

  • Menyadari masalah.
  • Mendefinisikan masalah.
  • Menentukan tujuan sistem.
  • Mengidentifikasi kendala – kendala sistem.
  • Membuat studi kelayakan ; tinjauan sekilas pada faktor – faktor utama yang akan mempengaruhi kemampuan sistem untuk mencapai tujuan – tujuan yang diinginkan.
  • Mempersiapkan usulan penelitian sistem.
  • Menyetujui atau menolak penelitian proyek.
  • Menetapkan mekanisme pengendalian.

Fase Analisis:

  • Penelitian sistem.
  • Mengorganisasikan tim proyek.
  • Mendefinisikan kebutuhan informasi.
  • Mendefinisikan kriteria kinerja sistem.
  • Menyiapkan usulan rancangan.
  • Menyetujui / menolak rancangan proyek.

Fase Rancangan :

  • Menyiapkan rancangan sistem yang terinci.
  • Mengidentifikasikan berbagai alternatif konfigurasi sistem.
  • Mengevaluasi berbagai alternatif konfigurasi sistem.
  • Memilih konfigurasi yang terbaik.
  • Menyiapkan usulan penerapan.
  • Menyetujui / menolak penerapan sistem.

Fase Implementasi :

  • Merencanakan penerapan.
  • Mengumumkan penerapan.
  • Mendapatkan sumber daya hardware.
  • Mendapatkan sumber daya software.
  • Menyiapkan database.
  • Menyiapkan fasilitas fisik.
  • Mendidik peserta dan user.
  • Masuk ke sistem baru.

Fase Implementasi :

  • Menggunakan sistem.
  • Audit sistem.
  • Memelihara sistem

2.3 . Prototyping

            Yaitu memberikan ide bagi user potensial maupun designer sistem tentang cara sistem akan berfungsi dalam bentuk lengkapnya.

Jenis – jenis Prototype :

.                 Jenis I , akan menjadi sistem opersional.

Langkah – langkahnya :

  • Mengidentifikasi kebutuhan user.
  • Mengembangkan prototype.
  • Menentukan apakah prototype dapat diterima.
  • Menggunakan prototype.

.    Jenis II , langkah – langkahnya :

  • Mengadakan sistem operasional.
  • Menguji sistem operasional.
  • Menentukan jika sistem operasional dapat diterima.
  • Menggunakan sistem operasional.

Daya Tarik Prototype :

  • Spesialis informasi & user dapat menghemat waktu & usaha dalam mengembangkan sistem.
  • Memperbaiki komunikasi antar analis sistem dan user.
  • Penerapan menjadi lebih mudah karna user mengetahui apa yang diharapkan.
  • User berperan lebih aktif dalam pengembangan sistem.

Kelemahan Prototype :

  • Hubungan komputer dengan manusia yang disediakan oleh peralatan prototype tertentu mungkin tidak mencerminkan teknik perancangan sistem yang baik.
  • Prototype jenis I mungkin tidak se-efisien sistem yang dikodekan dalam bahasa pemrograman.
  • Ketergesaan untuk menghasilkan prototype mungkin menghasilkan jalan pintas dalam mendefinisikan masalah, evaluasi alternatif dan dokumentasi.
  • User begitu tertarik dengan prototype sehingga mereka mengharapkan sesuatu yang tidak realistis.

Bab III

Penutup

3.1Kesimpulan

Evolusi sistem berbasis komputer mengikuti suatu pola yang disebut siklus hidup sistem, yang terdiri dari tahap perencanaan, analisis, rancangan, dan penerapan serta penggunaan. Manajer dari area pemakai terlibat dalam perencanaan dengan maksud agar proyek akan memperoleh manfaat. Analis sistem membantu manajer dalam pendefinisian masalah, menetapkan tujuan dan mengenai kendala-kendala serta studi kelayakan.

Tahap analisis dimulai dengan pengumuman kepada para pegawai dan dibentuknya tim proyek. Kegiatan yang dilakukan yaitu pemakai mendefinisikan kebutuhan informasi, menentukan kriteria kinerja, menyiapkan usulan rancangan untuk merancang sistem baru.

Tahap rancangan mulai saat analis terlibat dalam rancangan sistem yang terinci, dengan menggunakan teknik-teknik dan peralatan terstruktur yang mendokumentasikan proses dan data. Dilakukan pula identifikasi konfigurasi sistem alternatif dan dievaluasi, dan yang terbaik dipilih. Diajukan  usulan penerapan yang akan memberi dasar untuk menciptakan suatu sistem kerja dari dokumentasi rancangan.

3.2 Saran

Harapan penulis, semoga makalah penulis dapat bermanfaat bagi para pembaca dan pengguna makalah penulis. Kurang lebihnya dalam pembahasan makalah penulis mohon maaf yang sebesar- besarnya kepada para pembaca. Akhir kata penulis ucapkan terima kasih.

3.3 Daftar Pustaka

http://yustus09.blogspot.com/2011/06/siklus-hidup-system.html

http://ariearjunaug.blogspot.com/2010/11/siklus-hidup-sistem.html


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: